
Mengatur keuangan pekerja migran Indonesia sekarang bisa jauh lebih mudah hanya dengan smartphone, asalkan punya beberapa “trik dasar” yang rutin dijalankan tiap bulan. Berikut trik praktis yang bisa langsung dipakai di ponsel.
Gunakan aplikasi bank atau dompet digital (misalnya Livin’ by Mandiri, app bank Indonesia, atau fintech remitansi seperti YourPay / Transfez) untuk:
Membuat rekening terpisah buat tabungan, dana darurat, dan kirim uang ke keluarga.
Mengirim uang secara cepat dan biaya lebih murah dibanding kirim tunai.
Biasakan setiap gaji masuk, langsung alokasikan ke rekening/tabungan khusus, baru sisanya untuk kebutuhan harian.
Buka “Notes” atau “Reminders” di smartphone, lalu buat anggaran sederhana:
50% untuk kebutuhan pokok (makan, kontrakan, transport).
20–30% untuk tabungan/kirim uang.
20–30% untuk fleksibel (hiburan, belanja kecil).
Update anggaran setiap minggu untuk menyesuaikan fluktuasi kurs dan biaya hidup.
Kalau suka otomatis, bisa pakai aplikasi keuangan seperti Money Lover, Moota, atau app lain yang bisa menyambungkan beberapa rekening dan bikin laporan bulanan.
Di aplikasi bank atau fintech, gunakan fitur transfer terjadwal atau “auto‑debet” untuk:
Tabungan di bank Indonesia.
Dana darurat (3–6 bulan pengeluaran).
Contoh: setiap tanggal gajian, 30–50% langsung masuk tabungan atau rekening khusus, sehingga tidak tergoda dipakai habis.
Pilih platform yang bisa:
Mengirim uang ke keluarga, bayar tagihan di Indonesia (listrik, PDAM, BPJS, cicilan), dan isi pulsa/data.
Menyimpan histories kirim dan pembayaran, sehingga keuangan bisa di‑review sebelum gajian berikutnya.
Platform seperti YourPay, Transfez, atau Livin’ by Mandiri sangat membantu pekerja migran Indonesia untuk mengelola keuangan lintas negara tanpa bolak‑balik ke jasa kirim.
Setiap minggu, cek lagi:
Apa ada pengeluaran yang melebihi anggaran.
Apakah target tabungan dan kiriman uang sudah tercapai.
Gunakan alarm di ponsel sebagai reminder:
“Hari ini cek pengeluaran”
“Hari ini alokasi tabungan”
Dengan rutinitas sederhana ini di smartphone, pekerja migran bisa mengubah “gaji besar, pulang misqueen” menjadi “gaji menabung, pulang bawa modal”.
Kalau mau, saya bisa bantu bikin contoh template anggaran bulanan dalam format yang mudah di‑copy ke Notes / WhatsApp grup untuk para PMI.

3/26/2026