Berikut adalah tips menyusun rencana pulang kampung dengan tenang yang bisa digunakan oleh pekerja migran Indonesia (PMI), baik yang pulang karena selesai kontrak, cuti, atau kepulangan darurat.
1. Tentukan waktu dan tujuan pulang
- Rencanakan pulang minimal 2–3 bulan sebelumnya agar ada waktu cek dokumen, biaya, dan logistik.
- Pastikan apakah tujuan pulang adalah:
- Solo (hanya pulang ke kampung),
- Cuti kerja (harus kembali ke negara tujuan), atau
- Pemulangan permanen (stop bekerja di luar negeri).
2. Periksa dokumen dan status kerja
- Pastikan paspor, visa, dan kontrak masih aman dan tidak bermasalah (misalnya tidak ada larangan bepergian atau tagihan agen).
- Jika ada masalah gaji, PHK, atau pelanggaran, segera konsultasi dengan BP2MI/KP2MI, KBRI, atau LSM migran sebelum pulang.
3. Atur tiket dan jalur kepulangan
- Periksa siapa yang menanggung tiket, bagasi, dan transportasi (majikan, agen, atau mandiri).
- Jika pulang mandiri:
- Bandingkan rute (udara, laut, darat) dan pilih jadwal yang tidak terlalu mepet dengan waktu kerja.
- Catat terminal/pelabuhan dan jalur khusus PMI di Indonesia agar tidak kebingungan saat tiba.
4. Persiapkan keuangan dan anggaran pulang
- Susun rencana anggaran untuk: tiket, transportasi di Indonesia, biaya keberangkatan agen, karantina/protokol kesehatan, dan dana darurat.
- Jika masih ada tanggungan gaji, negosiasikan dulu dengan majikan atau agen untuk pelunasan sebelum pulang.
5. Siapkan mental dan keluarga
- Beri kabar keluarga di kampung tentang jadwal, jalur, dan estimasi kedatangan sehingga bisa dijemput atau disambut dengan tenang.
- Jika pulang setelah masa kontrak panjang, diskusikan dulu dengan keluarga soal:
- Peran baru di rumah,
- Rencana kerja di Indonesia, atau
- Kebutuhan cuti singkat sebelum benar-benar kembali ke kampung.
6. Packing dan perlindungan barang
- Susun daftar barang penting: paspor, uang, kartu BPJS, dokumen kontrak, dan surat keterangan dari majikan/agen.
- Pisahkan barang berharga di koper/bagasi yang mudah diamati, dan hindari membawa barang berlebihan yang memicu stres saat perjalanan.
7. Rencanakan kembali ke aktivitas di kampung
- Jika tujuan pulang adalah reintegrasi jangka panjang, manfaatkan layanan:
- BP2MI/KP2MI untuk pendampingan, pelatihan, atau pinjaman modal usaha.
- Buat rencana sederhana:
- 1–2 pekerjaan yang ingin dicoba,
- Program pelatihan keterampilan,
- Atau cara memanfaatkan pengalaman bekerja di luar negeri (misalnya: bahasa, kerja keras, disiplin).